Kalau kamu suka main game, pakai aplikasi HP, atau berhadapan dengan laptop, pasti udah nggak asing lagi sama istilah Bug. Biasanya istilah ini dipakai buat menggambarkan sistem yang mendadak eror, fitur yang nggak berjalan, atau game yang tiba-tiba glitch.
Tapi, pernah nggak sih kamu kepikiran: kenapa harus pakai kata "bug" yang arti harfiahnya adalah serangga? Kenapa nggak dinamain eror, rusak, atau masalah aja?
Ternyata, sebutan unik ini punya kisah sejarah nyata yang cukup kocak dan melibatkan serangga sungguhan di masa lalu! Yuk, kita bongkar kisahnya di bawah ini!
Berawal dari Ngengat Asli di Tahun 1947
Untuk mengetahui asal-usulnya, kita harus mundur ke abad ke-20, tepatnya pada tanggal 9 September 1947.
Kala itu, seorang ilmuwan komputer wanita ternama bernama Grace Hopper bersama timnya di Universitas Harvard sedang menjalankan komputer raksasa bernama Harvard Mark II. Komputer zaman dulu ukurannya tidak seperti laptop modern yang tipis, melainkan sebesar ruangan kamar!
Tiba-tiba, mesin raksasa tersebut mengalami masalah teknis dan tidak bisa memproses data dengan benar.
Karena penasaran, para teknisi langsung membongkar dan memeriksa ribuan komponen fisik mesin tersebut satu per satu untuk mencari penyebab erornya.
Penemuan "Bug" Pertama dalam Sejarah
Setelah diperiksa secara teliti, mereka akhirnya menemukan penyebab masalahnya: ada seekor ngengat (serangga) asli yang tersangkut dan mati di antara dua komponen sakelar (relay) komputer tersebut!
Panas dari komponen mesin menarik perhatian ngengat itu hingga akhirnya ia terjebak dan memutus aliran listrik.
Setelah ngengat itu dikeluarkan menggunakan pinset, mesin komputer Mark II tersebut langsung berjalan lancar kembali!
Gara-gara kejadian kocak itu, Grace Hopper menempelkan bangkai ngengat tersebut di buku catatan harian laboratorium (logbook) dengan selotip, lalu menuliskan kalimat legendaris:
"First actual case of bug being found" > (Kasus pertama ditemukannya serangga/bug nyata).
Dari Serangga Sungguhan Jadi Istilah Global
Sejak peristiwa ditemukannya ngengat di laboratorium Harvard itu, istilah bug langsung populer di kalangan teknisi komputer. Setiap kali ada masalah pada sistem, mereka akan meminjam istilah tersebut dengan berguyon, "Mungkin ada bug (serangga) di dalam mesinnya."
Tak hanya istilah bug, proses mencari dan memperbaiki eror pada program sampai sekarang juga dikenal dengan istilah Debugging (yang secara harfiah artinya "membersihkan serangga").
Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya industri perangkat lunak (software), istilah ini terus melekat hingga hari ini, meskipun eror zaman sekarang disebabkan oleh kesalahan baris kode (coding), bukan lagi karena ada serangga yang masuk ke dalam HP atau laptop kamu!
Istilah bug di dunia teknologi adalah bukti unik bagaimana sejarah masa lalu membentuk istilah masa kini. Siapa sangka, kata yang kita gunakan sehari-hari saat HP atau game kita eror ternyata berawal dari seekor ngengat apes yang tersangkut di mesin komputer puluhan tahun lalu!
